2025
Filter Pencarian Data
Fakultas :
Jurusan/Prodi :
Ketegori :
Tahun :
Kata Kunci:
Bagaimana Mengelola Keuangan Pesantren dengan Baik
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Oleh : Masfar Gazali, Agustina Suparyati, Debbie Aryani Tribudhi, Aina Zahra Parinduri| Skema | : | Program Kemitraan Masyarakat |
| Bentuk | : | Penyuluhan |
| Permasalahan | : | Kurang efisien nya pengolaan keungan |
| MK terkait | : | [EIU6314] Tehnik Analisis Keuangan |
| Penelitian terkait | : | Perencanaan Keuangan untuk Santri dan Pemula |
KEUANGAN - FEB, 2025
Pendidikan dan Pelatihan Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Pembuatan Obat Kumur Rumahan untuk Komunitas Lansia WKRI Ranting Birgitta
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Oleh : Firstine Kelsi Hartanto, Sheila Soesanto, Albert, Aryadi, Rahmi Amtha| Skema | : | Program Kemitraan Masyarakat |
| Bentuk | : | Pendidikan dan Latihan |
| Permasalahan | : | Kesehatan gigi dan mulut memiliki peran penting dalam menjaga kesejahteraan tubuh secara keseluruhan. Namun, banyak orang masih mengabaikan perawatan gigi dan mulut, padahal berbagai penelitian menunjukkan bahwa gangguan seperti karies dan penyakit periodontal dapat berdampak serius pada kesehatan sistemik, terutama pada lansia yang rentan terhadap berbagai penyakit kronis. Lansia sering mengalami kehilangan gigi akibat karies yang tidak diobati atau penyakit periodontal, yang dapat mengganggu kemampuan mengunyah dan berakibat pada defisiensi nutrisi. Di Indonesia, prevalensi masalah gigi dan mulut masih tinggi, mencapai 57,6% berdasarkan Riskesdas 2018, dengan lebih dari 90% orang dewasa memiliki karies yang tidak tertangani. Selain itu, hanya sekitar 7,4% masyarakat yang memiliki akses ke fasilitas kesehatan gigi, sehingga banyak kasus gangguan gigi dan mulut tidak mendapat penanganan yang memadai. Pada lansia, kondisi ini diperburuk oleh faktor lain seperti kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula, kurangnya kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan mulut, serta minimnya pemeriksaan gigi secara rutin. Dampak dari kesehatan gigi dan mulut yang buruk tidak hanya terbatas pada rongga mulut, tetapi juga dapat memicu berbagai komplikasi kesehatan sistemik. Misalnya, penyakit periodontal yang umum terjadi akibat kebersihan mulut yang buruk dapat menyebabkan peradangan kronis yang berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Bakteri penyebab periodontitis, seperti Porphyromonas gingivalis, diketahui dapat masuk ke aliran darah dan berkontribusi terhadap aterosklerosis serta penyakit jantung koroner. Hal ini sangat relevan di Indonesia, mengingat penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI. Selain itu, pada lansia yang tinggal di panti jompo atau memiliki kondisi kesehatan kronis, penyakit periodontal juga menjadi faktor risiko utama pneumonia aspirasi akibat bakteri yang masuk ke saluran pernapasan. Kurangnya perhatian terhadap kebersihan mulut lansia yang tidak mampu merawat diri sendiri semakin memperparah kondisi ini. Lebih lanjut, peradangan akibat penyakit periodontal dapat memperburuk kondisi arthritis yang sering dialami lansia. Di Indonesia, banyak lansia yang menderita rheumatoid arthritis melaporkan peningkatan rasa sakit ketika mereka juga mengalami penyakit periodontal yang tidak tertangani. Selain itu, kebiasaan seperti merokok dan mengunyah sirih yang masih banyak ditemukan di beberapa daerah di Indonesia juga meningkatkan risiko kanker mulut, yang menjadi salah satu jenis kanker umum di kalangan lansia menurut data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN). Dengan berbagai dampak negatif ini, perawatan gigi dan mulut seharusnya menjadi perhatian utama dalam upaya menjaga kesehatan lansia. Selain permasalahan rongga mulut di atas, umumnya lansia yang mempunyai masalah kesehatan umum juga mengkonsumsi berbagai obat-obatan. Salah satu efek sampingnya terhadap rongga mulut adalah mulut terasa kering karenan berkurangnya laju aliran saliva. Hal ini dampak berdampak lebih lanjut terhadap munculnya berbagai permasalahan rongga mulut seperti meningkatnya isidensi karies, kandidiasis, bau mulut, mengganggu proses pengunyahan dan mengurangi kecakatan gigi tiruan. Kurangnya penhetahuan dan kesadaran akan pentingnya menjada kesehatan gigi dan mulut, serta kurangnya akses terhadap layanan kesehatan gigi dapat memperburuk kondisi kesehatan lansia di Indonesia. Berbagai permasalah kesehatan gigi dan mulut seperti yang telah diuraikan di atas, juga dialami oleh anggota komunitas WKRI Ranting Birgitta, yang sebagian besar adalah lansia. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi dan promosi kesehatan yang lebih intensif untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut. Universitas Trisakti, khususnya Fakultas Kedokteran Gigi, dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi mengenai penyebab dan penanganan gigi berlubang, penyakit periodontal, penyebab dan faktor risiko kanker mulut, cara maenjaga kebersihan gigi dan mulut yang baik dan benar, serta memberikan pelatihan untuk membuat obat kumur rumahan. Dengan langkah-langkah preventif ini, diharapkan lansia dapat terhindar dari berbagai komplikasi kesehatan yang disebabkan oleh gangguan gigi dan mulut, sehingga kualitas hidup mereka dapat tetap terjaga dengan baik. |
| MK terkait | : | [GSM6515] Penatalaksanaan Jaringan Lunak Mulut |
| Penelitian terkait | : | Poster Pengaruh Kesehatan Gigi dan Mulut yang Tidak Baik Terhadap Penyakit Sistemik |
PROFESI DOKTER GIGI - FKG, 2025
PENDAMPINGAN PERENCANAAN DAN PERANCANGAN RUANG KOMUNAL DI PERMUKIMAN TAK TERENCANA DI SEKITAR WADUK PLUIT, PENJARINGAN, JAKARTA UTARA
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Oleh : Teungku Nelly Fatmawati, Christy Anandha Putri| Skema | : | Program Kemitraan Masyarakat |
| Bentuk | : | Penyuluhan |
| Permasalahan | : | Minimnya Solusi Adaptif; Desain bangunan saat ini belum mempertimbangkan risiko banjir rob, sehingga rentan mengalami kerusakan berulang. |
| MK terkait | : | [PAP6430] PERANCANGAN ARSITEKTUR EKSPERIMENTAL |
| Penelitian terkait | : |
ARSITEKTUR - FTSP, 2025
Digital Literacy & Social Media As A Learning Resources – Digital Learning ; Implementation In Machines For Waste to Product Process a Case at Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) Filial Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) and SMK Permas Jaya 2 Johor Bahru
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Oleh : Sally Cahyati, Annisa Bhikuning, Maria Immaculata Ririk Winandari , Mohammad Ischak, Mustamina MaulaniMAGISTER TEKNIK MESIN - FTI, 2025
Pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan alat pengayak magot di Pesantren Daarul Ulum Cigombong Bogor
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Oleh : Tono Sukarnoto, Annisa Bhikuning, Muhammad Ihram Maulana, Daisman Purnomo Bayyu Aji| Skema | : | Program Kemitraan Masyarakat |
| Bentuk | : | Pendidikan dan Latihan |
| Permasalahan | : | Saat ini pemilahan dan pemisahan magot dilakukan menggunakan ayakan bertingkat yang digerakkan dengan tangan. Solusi yang ditawarkan adalah alat pengayak berpenggerak motor listrik sehingga petugas bisa melakukan hal lain saat pengayakan berlangsung, selain itu juga dilakukan pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan alat agar petugas dapat memperbaiki alat bila ada kerusakan. |
| MK terkait | : | [IMK6209] Sistem Perancangan Teknik |
| Penelitian terkait | : |
TEKNIK MESIN - FTI, 2025
Showing 1 to 5 of 319 entries